|

Pembukaan International Electrical Engineering Expo 2009 , 9
November 2009 di Balai Pemuda Surabaya, baru saja selesai. Even yang
dihadiri oleh para pejabat pendidikan tinggi diantaranya, Prof. Dr. Ir.
M. Nuh, DEA., selaku Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Fasli
Jalal, Ph.D., selaku Direktur Dirjen Dikti, Prof. Dr. Priyo Suprobo,
selaku Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini, menyedot
banyak perhatian dari kalangan jurnalistik, akademisi, maupun berbagai
perusahaan ternama.
Acara ini dibuka dengan serangkaian sambutan dari Ketua Panitia,
Kepala Jurusan Teknik Elektro ITS, Rektor ITS, Dirut SEAMOLEC, Dirjen
Dikti dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional periode 2009 –
2014 dengan ritual pemukulan gong. Dalam sambutannya, Fasli Jalal
menegaskan bahwa even yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik
Elektro ITS ini, mampu berkembang lebih jauh lagi dimana pada saat ini
baru dua negara yang berpartisipasi dalam acara ini yaitu Jepang dan
Belanda. Beliau dan DIRJEN DIKTI mendukung penuh IEE Expo tahun
berikutnya mampu menambah hubungan kerja sama dengan sepuluh negara
ASIA lainnya. Hal ini, tentunya akan meningkatkan kualitas dunia
pendidikan di Indonesia khususnya di bidang Teknologi dan Informasi
(ICT). Selain itu, maraknya acara – acara serupa IEE Expo yang digagas
oleh mahasiswa ITS akan semakin mempermudah jalan ITS menuju pengakuan
dunia menjadi World Class University.
Sejalan dengan Fasil Jalal, Mendiknas 2009 – 2014 - Muh. Nuh - juga
mendukung penuh acara ini. Menteri yang merupakan alumni Teknik Elektro
ITS ini mengungkapkan bahwa IEE Expo 2009 ini mampu membentuk tiga
“muara” besar yang berujung ke kualitas dunia pendidikan Indonesia.
Muara itu antara lain adalah, resources, merupakan tempat bermuaranya
sumber daya yang berkualitas, dan kemampuan memanajemen organisasi
berupa soft skill. Di akhir kata sambutan Mantan Rektor ITS termuda ini
mengungkapkan harapannya akan IEE Expo pada tahun – tahun kedepan yang
semakin besar dan mengharumkan institusi pendidikan di Indonesia.
Jadi, jika Anda mengaku generasi muda perubahan, jangan berdiam
diri. Datang, ikuti dan jadilah saksi dari lahirnya karya – karya
terbaik anak bangsa. Balai Pemuda, 9 -12 November 2009.
|