|
Rabu, 2 Desember
2009, Graha Sepuluh Nopember menjadi saksi bisu pengukuhan tiga Guru Besar baru
Insitut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Disaksikan oleh ratusan hadirin
yang datang, ketiga profesor baru kita, Prof.Ir.Mochamad Ashari, M.Eng, Ph.D.,
Prof.Dr.Ir. Adi Soeprijanto dan Prof.Dr.Drs. Bagoes Jaya Santosa, S.U. resmi
dikukuhkan oleh Bapak Rektor ITS, Prof. Priyo Suprobo. Dua nama awal yang
disebut ialah Ketua Jurusan dan dosen Teknik Elektro Fakultas Teknologi
Industri ITS. Sedangkan nama terakhir ialah Guru Besar dari Jurusan Fisika
Fakultas Matematika dan ilmu Pengetahuan Alam ITS.
Dalam acara yang bertajuk
“Pengukuhan Guru Besar” ini, Prof. Adi Soeprijanto diberikan kesempatan pertama
kali oleh Bapak Rektor untuk melakukan pidato pengukuhannya yang berjudul
“Desain Sistem Monitoring dan Kendali Terpadu untuk Mengoptimalkan Operasi
Sistem Tenaga Listrik, Sebuah Upaya Membangun Kemandirian”. Dalam orasinya,
beliau yang mempunyai hobi berpetualang ini, mempresentasikan sebuah prototype
software aplikasi yang mampu bekerja secara online maupun offline (untuk
perencanaan) dalam menentukan kombinasi pembangkitan termurah pada berbagai
kondisi operasi.
Dilanjutkan dengan pidato pengukuhan
oleh Guru Besar baru FMIPA, Prof. Bagoes Jaya Santosa dalam penelitiannya yang
berjudul “Kritik atas Model Bumi melalui Analisa Seismogram Tiga Komponen
Simultan”. Dalam pidato pengukuhannya, profesor yang lahir di Yogyakarta
ini, meyampaikan kritik atas model bumi
1-dimensi dan model bumi 3-dimensi. Tak hanya sampai disitu, beliau juga
memaparkan sebuah metode baru yang bernama GEMINI dimana perhitungan seismogram
sintetik dilaksanakan melalui penyelesaian sistem persamaan dalam basis
frekuensi kompleks.
Kesempatan terakhir pun disematkan
kepada Ketua Jurusan Teknik Elektro, Prof. Mochamad Ashari. Judul yang beliau
bawa dalam pidato pengukuhannya ialah “Aplikasi dan Prospek Pengembangan
Elektronika Daya untuk Sektor Energi, Industri dan Transportasi”. Beliau yang
lulusan Master dan Doctor dari Curtin University of Technology Australia ini,
menyampaikan tentang aplikasi Elektronika Daya yang akan semakin tampak dalam beberapa tahun kedepan terutama
dimanfaatkan sebagai interface energy terbarukan, perlatan perbaikan kualitas
daya dan sistem kendali mobil listrik.
Segenap keluarga besar Himpunan
Mahasiswa Teknik Elektro ITS mengucapkan selamat atas terpilihnya ketiga Guru
Besar baru ITS. Kado spesial dari kami untuk kedua profesor baru Jurusan Teknik
Elektro yang sungguh membanggakan, berupa penghargaan yang sebesar-besarnya
atas dedikasinya terhadap jurusan tercinta ini. Semoga dengan terpilihnya para
profesor baru ini, kualitas pendidikan di kampus teknologi ini dapat lebih ditingkatkan
lagi.
|